Authentication
382x Tipe DOCX Ukuran file 0.04 MB
INTEGRASI NASIONAL
1) 2)
Dhika Agfi Awzirizky , Safari Hasan, S.IP, MMRS ,
1)
Ilmu Kesehatan, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
2)
Staf Pengajar Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
Jl KH Wahid Hasyim 65, Kediri, Jawa TimurIndonesia 64114
1) 2)
Email : dhika.agfi28@gmail.com , safarihasan81@gmail.com
Abstract – integrasi nasional merupakan suatu Sebagai generasi penerus bangsa, marilah kita memiliki
konsep yang mengarah pada terciptanya keutuhan rasa tanggung jawab terhadap keutuhan dan kesatuan
bangsa melalui perciptaan kondensus diantara bangsa. Tidak hanya sebagai generasi penerus bangsa,
keragaman yang ada. Melalui upaya ini,setiap tetapi kita adalah generasi pelurus bangsa dimana
fenomena kemasyarakatan diharapkan dapat menjunjung tinggi sikap keadilan adalah suatu keharusan
memberikan sumbangan maksimal bagi eksistensi demi terciptanya kesejahteraan dan kemakmuran bangsa.
dan kemajuan bangsa. Ide pokok integrasi nasional Sebagai warga Negara Indonesia yang baik, marilah kita
adalah memaksimalkan persamaan, meminimalkan memiliki rasa Integrasi Nasional. Yaitu suatu sikap
perbedaan dalam pendayagunaan potensi, kepedulian terhadap sesama, serta memiliki rasa
pemenuhian aspirasi, dan penanggulangan setiap persatuan yang tinggi, baik terhadap bangsa, negara,
masalah kebangsaan. Dengan demikian, imtegrasi agama, social, budaya, maupun keluarga. Tidak ada kata
nasional merupaka suatu proses yang perlu terus terlambat untuk memulai terciptanya kehidupan yang
dibina dan ditingkatkan, terutama karena sifatnya berlandaskan Pancasia, berpegang teguh pada semboyan
yang dinamis sejalan dengan kondisi kehidupan bangsa “Bhinneka Tunggal Ika” dan bersanda r hukum
politik nasional yang selalu berkembang. pada UUD.
Berdasarkan pengalaman, dapat diketahui bahwa Integrasi suatu bangsa terjadi karena adanya perpaduan
integrasi nasional dapat diciptakan melalui dari berbagai unsur, seperti suku bangsa, tradisi,
kesadaran akan pentingnya memelihara eksistensi kepercayaan atau agama, sosial budaya, dan budaya
bangsa dari segala bentuk ancaman, kemampuan ekonomi sehingga terwujud satu kesatuan wilayah,
sistem politik nasional dalam mengakomodasi politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang membentuk
aspirasi seluruh masyarakat, dan kemampuan untuk jati diri suatu bangsa.
menyelenggarakan politik desentralisisasi dalam Suatu konsensus nasional mengenai bagaimana suatu
pemerintahan. kehidupan bersama sebagai bangsa harus diwujudkan
Keywords- Integrasi Nasional, Faktor Integrasi Nasional, atau diselenggarakan, melalui suatu konsensus nasional
proses integrasi nasional, peran penting integrasi mengenai “sistem nilai” yang akan mendasari hubungan-
nasional, ancaman integrasi nasional, penanggulangan hubungan sosial di antara anggota suatu masyarakat
ancaman integrasi nasional. negara.
1. PENDAHULUAN 2. PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Integrasi Nasional
anak muda zaman sekarang lebih megetahui tentang Integrasi Nasional berasal dari dua kata, yakni
moderanisasi ketimbang tradisional. Pengaruh Integrasi dan Nasional. Integrasi ini berasal dari Bahasa
kebudayaan luar menyebabkan kurangnya pengetahuan Inggris (integrate) yang memiliki arti menyatupadukan,
saya mengenai proses kebudayaan yang ada di mempersatukan atau menggabungkan.
Indonesia. Kurangnya pengetahuan akan hak dan a. Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),
kewajiban kita sebagai warga negara menimbulkan Integrasi memiliki arti pembauran sehingga
hilangnya rasa persatuan kita baik terhadap sesama menjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh.
maupun negara. Masing-masing individu lebih Secara Politis,Integrasi Nasional secara politis ini
mementingkan kepentingannya sendiri, tanpa ada rasa memiliki arti bahwa penyatuan berbagai kelompok
peduli terhadap sesamanya. budaya dan sosial dalam kesatuan wilayah nasional yang
Sifat masyarakat Indonesia yang indiviualisme menjadi membentuk suatu identitas nasional.
salah satu faktor penyebab runtuhnya jiwa persatuan dan b. Secara Antropologi, Integrasi Nasional secara
kesatuan bangsa. Maka dari itu diperlukan pendidikan antropologis ini berarti bahwa proses
kewarganegaraan sejak dini untuk menumbuhkan penyesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan
semangat jiwa berbangsa dan patriotisme. Semangat jiwa yang berbeda sehingga mencapai suatu
berbangsa dan patriotisme diperlukan untuk tetap kesatuan fungsi di dalam kehidupan
menjaga kebhinekaan bangsa, sebab dengan menjaga masyarakat.
kebhinekaan akan tercipta kehidupan yang aman dan Integrasi nasional adalah usaha dan proses
tentram di setiap lapisan masyarakat. mempersatukan perbedaan perbedaan yang ada pada
1
suatu negara sehingga terciptanya keserasian dan satu kesatuan bangsa yang utuh. Baik di dalam
keselarasan secara nasional. Seperti yang kita ketahui, masyarakat tradisonal dan modern, keinginan untuk
Indonesia merupakan bangsa yang sangat besar baik dari mempersatukan perbedaan di dalam kehidupan sehari-
kebudayaan ataupun wilayahnya. Di satu sisi hal ini hari tentunya ada. Dalam kehidupan berbangsa negara
membawa dampak positif bagi bangsa karena kita bisa dan berbangsa Indonesia keinginan untuk
memanfaatkan kekayaan alam Indonesia secara bijak mempersatukan bangsa merupakan salah satu
atau mengelola budaya budaya yang melimpah untuk perwujudan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar
kesejahteraan rakyat, namun selain menimbulkan sebuah Negara. Keempat, adanya ancaman dari luar
keuntungan, hal ini juga akhirnya menimbulkan masalah Walupun Indonesia sudah merdeka selama 71 tahun,
yang baru. Kita ketahui dengan wilayah dan budaya bukan tidak mungkin ancaman dari luar itu masuk ke
yang melimpah itu akan menghasilkan karakter atau Indonesia. Ancaman-ancaman dari luar di era globalisasi
manusia manusia yang berbeda pula sehingga dapat sekarang ini tidak dapat diartikan sebagai ancaman yang
mengancam keutuhan bangsa Indonesia. menjajah seperti pada masa kemerdekaan Indonesia.
Oleh karena itu, untuk mengantisipasi ancaman dari luar
2.2 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Integrasi dalam kaitannya dengan bahaya globalisasi dan
Nasional modernisasi, integrasi nasional perlu diwujudkan di
2.2.1 Faktor Pendorong Integrasi Nasional setiap lapisan masyarakat yang ada tinggal di wilayah
faktor pendorong merupakan faktor yang mempengaruhi Indonesia.
kemajuan suatu proses atau tindakan tertentu yang 2.2.2 Faktor Pendukung Integrasi Nasional
dilakukan oleh seseorang maupun kelompok. Dalam
mewujudkan integrasi nasional, terdapat beberapa faktor Faktor pertama adalah penggunaan bahasa Indonesia.
yang mendorong terwujudnya integrasi nasional di Bahasa Indonesia adalah bahasa pemersatu bangsa. Jika
Indonesia. melihat sejarah, hal ini telah dikumandangkan sejak di
Adapun faktor pendorong tersebut, pertama adanya rasa gelorakan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 yang
yang senasib dan seperjuangan yang diakibatkan oleh berbunyi “Kami putra dan putri Indonesia menjunjung
faktor-faktor sejarah Indonesia telah mengalami sejarah tinggi bahasa persatuaan Bahasa Indonesia”. Dengan
yang kelam di masa lalu, terutama zaman dimana semangat para pemuda tersebut ma ka, disepakati Bahasa
Indonesia dijajah oleh bangsa lain selama bertahun- Indonesia adalah bahasa pemersatu tanpa memandang
tahun. Dalam sejarah kemerdekaan Indonesia 17 Agustus perbedaan di dalamnya. Faktor kedua,Semangat
1945, perjuangan yang dilakukan oleh setiap elemen persatuan serta kesatuan di dalam Bangsa. Kesadaran
masyarakat untuk memperoleh kemerdekaan bukanlah akan persatuan perlu dimunculkan dalam semangat
sesuatu yang sifatnya main-main. Rasa senasib persatuan dan kesatuan, hal ini diperlukan untuk
seperjuangan di masa lalu yang terbawa sampai dengan menjalin rasa kekeluargaan, persahabatan, dan sikap
masa sekarang menjadi salah satu faktor pendorong saling tolong-menolong antar sesama dan bersikap
untuk mewujudkan integrasi nasional. Jika di masa lalu nasionalisme, serta menjalin rasa kemanusiaan yang
rasa senasib seperjuangan digunakan untuk memujudkan memiliki sikap dan toleransi serta keharmonisan untuk
kemerdekaan Indonesia, di era sekarang ini rasa senasib hidup secara berdampingan. Faktor ketiga, adanya
seperjuangan digunakan untuk memperkuat stabilitas Kepribadian dan pandangan hidup kebangsaan yang
nasional demi terwujudnya persatuan Indonesia dalam sama yakni Pancasila. Pancasila adalah landasan idiil
integrasi nasional. Kedua,adanya ideologi nasional bangsa yang kedudukannya sangat berpengaruh bagi
deologi nasional negara kita Indonesia adalah Pancasila. jalannya kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagi
Sebagai ideologi nasional, Pancasila tidak dapat seseorang yang di dalam jiwanya terdapat sifat
digantikan oleh ideologi manapun. Walalupun Indonesia patriotisme yang tinggi, maka Ia akan selalu menerapkan
terdiri dari banyak kepercayaan, arti penting dan fungsi butir-butir Pancasila di setiap aspek kehidupannya.
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia Faktor keempat,aAdanya jiwa dan rasa semangat dalam
tidak bisa terlepas dari kehidupan sehari-hari bergotong royong. Gotong royong berarti bekerja
masyarakat. Pemaknaan ideologi nasional yaitu bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang
Pancasila dilakukan melalui implementasi nilai-nilai didambakan. Sikap gotong royong adalah bekerja
Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk bersama-sama dalam menyelesaikan pekerjaan dan
mewujudkan integrasi nasional di Indonesia. Melalui secara bersama-sama menikmati hasil pekerjaan tersebut
pemaknaan ideologi nasional yaitu Pancasila dalam secara adil. Serta suatu usaha atau pekerjaan yang
kehidupan sehari-hari, integrasi nasional akan lebih dilakukan tanpa pamrih dan secara sukarela oleh semua
mudah untuk diwujudkan. Ketiga,Adanya sikap tekad komponen masyarakat menurut batas kemampuannya
dan keinginan untuk kembali bersatu.Perbedaan dan masing-masing.
kemajemukan di Indonesia bukanlah salah satu alasan
untuk dijadikan faktor penyebab konflik sosial yang 2.2.3 Faktor Penghambat Integrasi Nasional
terjadi di kalangan masyarakat. Justru perbedaan inilah Faktor penghambat sendiri merupakan suatu penghalang
yang membuat masyarakat Indonesia mempunyai untuk melakukan tindakan secara individu maupun
keinginan untuk mempersatukan perbedaan di dalam kelompok. Beberapa faktor penghambat terwujudnya
integrasi nasional, faktor pertama adalah kurangnya
2
penghargaan terhadap kemajemukan. Indonesia adalah atau dapat dikatakan negara yang masih mencari jati diri.
negara yang memiliki jumlah suku dan kebudayaan Selain itu, integrasi nasional sangat penting untuk
terbanyak di dunia. Namun sayangnya, ada beberapa diwujudkan karena integrasi nasional merupakan suatu
pandangan masyarakat terhadap pemerintah tentang cara yang dapat menyatukan berbagai macam perbedaan
keberagaman ini. Ada beberapa kemajemukan yang yang ada di Indonesia.
terdapat di dalam masyarakat yang kurang diperhatikan Indonesia sangat dikenal dengan keanekaraganm suku,
oleh pemerintah terutama yang berkaitan dengan budaya, dan agama. Oleh sebab itu, adanya pengaruh
kebudayaan setempat. Kurangnya penghargaan terhadap globalisasi yang masuk ke Indonesia membuat
kemajemukan yang dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat Indonesia lebih memilih untuk suatu yang
masyarakat Indonesia sendiri membuat kemajemukan itu trend walaupun hal tersebut membuat upaya integrasi
terkikis secara perlahan-lahan. Faktor kedua,kurangnya tidak terwujud. Masyarakat Indonesia belum sadar akan
toleransi antar sesama golongan. Kurangnya toleransi pengaruh globalilasi yang ternyata tidak baik bagi
terhadap keberagaman dan kemajemukan yang ada di masyarakat Indonesia. Selain pengaruh globalisasi,
masyakat menjadi salah satu penyebab konflik sosial. masyarakat Indonesia bertindak atas wewenang sendiri
Dampak akibat konflik sosial yang terjadi di dalam maupun kelompok sehingga konflik terjadi dimana-mana
masyarakat terutama dalam hal yang berkaitan dengan seperti pertengkaran antar suku, pembakaran tempat-
toleransi akan mengurangi rasa persatuan dan kesatuan tempat ibadah dan lain sebagainya. Konflik tersebutlah
bangsa. Selain itu, kurangnya toleransi terhadap yang membuat integrasi nasional susah diwujudkan.
perbedaan yang terjadi secara terus-menerus akan Upaya integrasi terus dilakukan agar Indonesia menjadi
membuat sebuah bangsa hancur akan sendirinya satu kesatuan yang mana disebutkan dalam semboya
sehingga integrasi nasional tidak akan pernah terwujud. bhinneka tunggal ika.
Faktor ketiga,kurangnya kesadaran di dalam diri masing- Adanya upaya mengintegrasikan Indonesia, perbedaan-
masing rakyat Indonesia Kurangnya kesadaran diri perbedaan yang ada tetap harus diakui dan dihargai
dalam diri masyarakat untuk menjaga persatuan dan sehingga Indonesia menjadi negara yang dapat mencapai
kesatuan juga menjadi salah satu faktor yang mengambat tujuannya. Selain menghargai dan mengakui berbagai
terwujudnya integrasi nasional. Di era globalisasi, macam perbedaan di Indonesia, masyarakat Indonesia
masyarakat menjadi lebih individualistis dan cenderung harus memliki rasa toleransi terhadap sesama sehingga
tidak memperdulikan kondisi dan situasi yang ada di tidak terjadi konflik yang berkepanjangan yang dapat
sekitarnya. Jika tidak dicegah, rasa kesadaran diri yang merugikan Indonesia.
berkurang sebagai dampak globalisasi akan makin
mempersulit terwujudnya integrasi nasional. Oleh karena 2.4 Proses Integrasi Nasional Di Indonesia
itu, diperlukan kiat-kiat untuk membangun Untuk mencapai Integrasi Nasional dibutuhkan suatu
karakter bangsa di era globalisasi untuk meningkatkan proses yang matang agar kelak keintegrasian tersebut
kesadaran diri masyarakat untuk mewujudkan rasa tidak terpecah belah oleh berbagai ancaman, gangguan,
persatuan dan kesatuan demi terwujudnya integrasi dan hambatan yang datangnya berasal dari dalam
nasional bangsa. Faktor keempat, adanya sikap ataupun luar negeri.
ketidakpuasan terhadap ketimpangan dan a. Proses pertama adalalah modal adalah adanya
ketidakmerataan pembangunan Dengan diberlakukannya rasa senasib dan sepenanggungan yang dimiliki
otonomi daerah, maka sebagian wewenang dan oleh bangsa Indonesia sejak dahulu kala. Meski
tanggungjawab pemerintah pusat telah dilimpahkan perjuangan bangsa Indonesia dalam mengusir
kepada pemerintah daerah. Dengan begitu akan semakin penjajah pada selang waktu sebelum abad 20
nampak ketimpangan baik sosial maupun ekonomi antar dengan ditandai adanya sifat kedaerahan, akan
daerah. Untuk menyeimbangkan ketimpangan tersebut tetapi, rasa senasib sepenanggungan yang
diperlukan kesadaran diri akan rasa keadilan sosial yang ditunjukkan oleh para pejuang dan pandahulu
merata di berbagai daerah di Indonesia. kita telah mencerminkan adanya benih-benih
yakni semangat kebangsaan, yang pada
2.3 Pentingnya Integrasi Nasional Bagi Bangsa gilirannya kelak akan membentuk keutuhan
Indonesia bangsa Indonesia.
Kedua, Memasuki pada abad 20, gejala
Integrasi nasional merupakan salah satu cara untuk semangat kebangsaan semakin membara dan terlihat,
menyatukan berbagai macam perbedaan yang ada di dengan munculnya berbagai organisasi atau pergerakan
Indonesia.Integrasi itu sendiri dapat dikatakan sebagai yang menjadi salah satu titik awal kebangkitan nasional.
suatu langkah yang baik untuk menyatukan sesuatu yang Perjuangan melalui berbagai organisasi seperti
semula terpisah menjadi suatu keutuhan yang baik bagi contohnya Budi Utomo, Serikat Dagang Islam yang
bangsa Indonesia,misalnya menyatukan berbagai macam kemudian akhirnya menjadi Serikat Islam. Perhimpunan
suku dan berbudaya yang ada serta menyatukan berbagai Indonesia dan lain sebagainya mencitrakan bahwa
macam agama yang ada di Indonesia. adanya Integrasi Sosial dan Kultural.
Integrasi nasional penting untuk diwujudkan Ketiga, Pada dekade 1920an, para pemuda
dalam kehidupan masyrakat Indonesia dikarenakan tampil di dalam panggung sejarah Indonesia dengan
Indonesia merupakan negara yang masih berkembang menyongsong tema persatuan dan kesatuan untuk
3
menuju Indonesia yang merdeka. Melalui peristiwa berbentuk agresi, pelanggaran wilayah, spionase,
Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928, para pemuda sabotase, aksi teror bersenjata, pemberontakan, dan
menunjukkan segala peran serta dalam pembentukan perang saudara.
integrasi nasional. Ancaman militer ini dibagi menjadi dua
Keempat,Pasca proklamasi kemerdekaan, yaitu:Ancaman Militer Dalam Negeri. Pertama,
perjalanan bangsa Indonesia di dalam bernegara harus Disintegrasi bangsa, melalui macam-macam gerakan
ditempuh dengan berbagai peristiwa. Berbagai cobaan separatis beradasarkan sebuah sentimen kesukuan atau
yang mengguncang keutuhan bangsa juga dialami, pemberontakan akibat ketidak puasan daerah terhadap
ancaman dan bahaya terhadap suatu negara yang tengah kebijakan pemerintahan pusat.Kedua, Keresahan sosial
membangung keutuhan bangsa harus bisa dihadapi. akibat ketimpangan kebijakan ekonomi dan pelanggaran
hak asasi manusia yang pada gilirannya dapat
2.5 Ancaman Integrasi Nasional Di Indonesia mengakibatkan suatu kerusuhan masal. Ketiga, Upaya
Indonesia yang berada di tengah-tengah dunia dilewati penggantian ideologi pancasila dengan ideologi yang
garis khatulistiwa, diapit oleh dua benua yaitu Asia dan lain ekstrem atau tidak sesuai dengan kebiasan dari
Australia, serta berada diantara dua samudera yaitu masyarakat indonesia. Keempat,Makar dan
Samudera Hindia dan Pasifik. Kondisi tersebut penggulingan pemerintahan yang sah dan konstitusional
menunjukkan bahwa wilayah Indonesia berada pada Ancaman Militer Luar Negeri. Pertama,
posisi silang sangat sangat strategis.Perlu kalian ketahui, Pelanggaram batas negara yang dilakukan oleh negara
bahwa posisi silang negara Indonesia tidak hanya lain.Kedua,pemberontakan senjata yang dilakukan oleh
meliputi aspek kewilayahan saja, melainkan meliputi negara lain.Ketiga,Aksi teror yang dilakukan oleh
pula aspek-apek kehidupan sosial, antara lain: Penduduk terorisme internasional.
Indonesia berada diantara daerah berpenduduk padat di Beberapa contoh dari ancaman militer terhadap
utara dan daerah berpenduduk jarang di selatan,Ideologi negara:Agresi, pengertian dari agresi adalah ancaman
Indonesia terletak antara komunisme di utara dan militer yang menggunakan kekuatan bersenjata oleh
liberalisme di selatan,Demokrasi Pancasila berada negara lain terhadap suatu negara yang dapat
diantara demokrasi rakyat di utara (Asia daratan bagian membahayakan kedaulatan dan keutuhan wilayah negara
utara) dan demokrasi liberal di selatan, Ekonomi tersebut, dan juga membahayakan keselamatan segenap
Indonesia berada diantara sistem ekonomi sosialis di bangsa tersebut.
utara dan sistem ekonomi kapitalis di selatan,Masyarakat Invasi, cara.bentuk dalam melakukan agresi terhadap
Indonesia berada diantara masyarakat sosialis di utara suatu negara yang pertama adalah invasi yaitu suatu
dan masyarakat individualis di selatan. Kebudayaan serangan yang dilakukan oleh kekuatan bersenjata
Indonesia dinatara kebuadayaan timur di utara dan negara lain terhadap wilayah NKRI.
kebudayaan barat di selatan. Bombardemen, cara/bentuk dalam melakukan agresi
Sistem pertahanan dan keamanan Indonesia terhadap suatu negara yang kedua adalah bombardemen
berada diantara sistem pertahanan continental di utara yang mempunyai pengertian suatu penggunaan senjata
dan sistem pertahanan maritim di barat, selatan dan lainnya yang dilakukan oleh angkatan bersenjata negara
timur. Posisi silang Indonesia sebagaimana diuraikan di lain terhadap NKRI.
atas merupakan sebuah potensi sekaligus ancaman bagi Blokade, cara/bentuk dalam melakukan agresi yang
integrasi nasional bangsa Indonesia. terhakshir adalah blokade, yang dilakukan di daerah
Dikatakan sebuah potensi karena akan pelabuhan atau pantai atau wilayah udara NKRI yang
memberikan dampak positif bagi kemajuan bangsa dilakukan oleh angkatan bersenjata negara lain, dan lain-
Indonesia serta akan memperkokoh keberadaan lain.
Indonesia sebagai negara yang tidak dapat disepelekan 1. Spionase adalah ancaman militer yang
perannya dalam menunjang kemajuan serta terciptanya dilakukan terhadap suatu negara yang
perdamaian dunia. Akan tetapi, posisi silang ini juga kegiatannya berupa mata-mata dan dilakukan
mejadikan Indonesia sebagai negara yang tidak terbebas oleh negara lain yang bertujuan untuk mencari
dari ancaman yang dapat memecah belah bangsa. dan mendapatkan dokumen rahasia militer
Apa sebenarnya yang menjadi ancaman bagi suatu negara.
integrasi nasional negara Indonesia? Ancaman bagi 2. Sabotase, adalah ancaman militer yang
integrasi nasional tersebut datang dari luar maupun dari dilakukan oleh suatu negara yang kegiatannya
dalam negeri Indonesia sendiri dalam berbagai dimensi mempunyai tujuan untuk merusak instalasi
kehidupan. Ancaman tersebut biasanya berupa ancaman militer dan obyek vital nasional. Tentunya
militer dan non-militer. sabotase ini dapat membahayakan keselamatan
suatu bangsa.
2.5.1 Ancaman Militer Ancaman militer yang berupa aksi teror bersenjata
Ancaman militer adalah ancarnan yang menggunakan yang dilakukan oleh suatu jaringan terorisme yang luas
kekuatan bersenjata yang terorganisasi yang dinilai (internasional) atau ancaman yang dilakukan oleh teroris
mempunyai kemampuan yang membahayakan internasional yang bekerjasama dengan terorisme lokal
kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, dan (dalam negeri).
keselamatan segenap bangsa. Ancaman militer dapat
4
no reviews yet
Please Login to review.