Authentication
397x Tipe PDF Ukuran file 0.31 MB Source: media.neliti.com
ARTIKEL ILMIAH
PENGARUH PENURUNAN TANAH PASIR TERHADAP LUASAN
PONDASI BERBENTUK PERSEGI PANJANG DAN PERSEGI ENAM
OLEH
RESKIMAN
NIM. 1113038
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PASIR PENGARAIAN
KABUPATEN ROKAN HULU
2015
PENGARUH PENURUNAN TANAH PASIR TERHADAP LUASAN PONDASI
BERBENTUK PERSEGI PANJANG DAN PERSEGI ENAM
RESKIMAN
SYAHRONI(1)
RISMALINDA(2)
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIKUNIERSITAS PASIR PAGARAIAN
EMAIL:
ABSTRAK
Tanah yang terdapat di bawah suatu pondasi harus dapat menahan konstruksi di
atasnya tanpa adanya kegagalan geser (shear failure) dan dengan penurunan (settlement)
yang dapat ditoleransi untuk konstruksi tersebut. Untuk mengurangi penurunan yang
berlebihan pada tanah pasir disertai upaya meningkatkan daya dukungnya, maka perlu
dilakukan usaha stabilisasi terhadap tanah tersebut
Tujuanpenelitianiniadalah :Untukmengetahuiklasifikasi tanah pasir dan pengaruh
penurunan tanah terhadap luasanpondasiberbentuk persegi panjang dan persegi enam.
HasilanalisabahwaDengan luasan 500 cm Pondasi Empat persegi panjang lebih kuat
menahan gaya dibanding pondasi segi enam sebesar 162 kg dan 133 kg. Variasi luas pada
pondasi empat persegi menunjukkan bahwa semakin luas bidang pondasi maka akan
cenderung semaikn besar beban yang bekerja. Pada pondasi segi enam terjadi penurunan
pada luasan 100 cm sebesar 25 cm dan luasan 200 sebesar 20 cm dan signifikan pada luasan
300 cm, 400 cm dan 500 cm sebesar 15 cm
Kata kunci Tanah Pasir, Pondasi Empat Persegi Panjang dan Pondasi Segi Enam.
1. MahasiswaTeknikSipil S-1 UniversitasPasirPengaraian
2. DosenPembimbing 1 TeknikSipil S-1 UniversitasPasirPengaraian
3. DosenPembimbing 2 TeknikSipil S-1 UniversitasPasirPengaraian
PENDAHULUAN Untuk menghitung daya dukung tanah
berlapis dapat dilakukan pendekatan dari
Perencanaan pondasi tidak lepas dari teori Limit Equilibrium Method oleh
perhitungan kuat daya dukung tanah. Daya Terzaghi (1943), Meyerhof (1963),
dukung tanah adalah kemampuan tanah Hansen (1970), dan Vesic (1973), yaitu
untuk menahan beban konstruksi. Daya dengan asumsi tanah berlapis menjadi
dukung tanah dianalisis agar pondasi tidak tanah homogen (satu lapis), meskipun
mengalami keruntuhan geser (shear kekuatan tiap lapisan tanah cukup berbeda.
failure) dan penurunan berlebih. Daya Hal itu dilakukan jika ketebalan lapisan
dukung tanah tersebut ditentukan oleh atas relatif tebal dibandingkan dengan
jenis dan karakter tanah. Tanah berlapis lebar pondasi. Sebaliknya, jika tebal
adalah tanah yang memiliki lapisan lapisan atas relatif tipis dibandingkan
sebanyak dua atau lebih dengan perbedaan dengan lebar pondasi, maka asumsi
jenis dan atau karakter antar lapisannya. tersebut tidak berlaku. Namun pada
kenyataan di lapangan, kondisi tanah 1. Bagi peneliti, untuk mengetahui
homogen jarang dijumpai. Oleh karena itu, pengaruh penurunan tanah terhadap
daya dukung pondasi pada tanah berlapis luasan pondasi yang di teliti.
perlu ditinjau lebih lanjut. Sedangkan, 2. Dapat dijadikan sebagai bahan
untuk tinjauan daya dukung tanah terhadap referensi dalam pemilihan bentuk
jarak antar pondasi, studi dilakukan pada pondasi untuk membangun suatu
tanah pasiran homogen. Variasi jarak antar bangunan.
pondasi mengikuti teori Stuart (1962).
Pondasi berfungsi untuk meneruskan TINJAUAN PUSTAKA
beban konstruksi ke lapisan tanah yang Penelitian-Penelitian Terdahulu.
berada di bawah pondasi tersebut. Suatu Menurut Harimurti. Dengan judul
perencanaan pondasi dikatakan benar Alternatif Perkuatan Tanah Pasir
apabila daya dukung pondasi tersebut lebih Menggunakan Lapis Anyaman Bambu
besar daripada beban yang ada di atasnya. Dengan Variasi Luas Dan Jumlah
Apabila beban yang dipikul lebih besar Lapis ( 11 : 2007 ), menyimpulkan
maka akan menyebabkan kerusakan bahwa:
konstruksi yang ada di atas pondasi. Dengan dilakukannya analisa data dan
Tanah yang terdapat di bawah suatu pembahasan hasil pengujian
pondasi harus dapat menahan konstruksi di pembebanan pada masing-masing
atasnya tanpa adanya kegagalan geser benda uji, penelitian ini mencapai
(shear failure) dan dengan penurunan beberapa kesimpulan, sebagai berikut
(settlement) yang dapat ditoleransi untuk :
konstruksi tersebut. Untuk mengurangi a. Anyaman bambu yang
penurunan yang berlebihan pada tanah dipergunakan sebagai alternatif
pasir disertai upaya meningkatkan daya material perkuatan tanah pasir
dukungnya, maka perlu dilakukan usaha dapat meningkatkan daya dukung
stabilisasi terhadap tanah tersebut. Sebagai batas (daya dukung ultimate)
solusi untuk permasalahan tersebut, maka yang terjadi.
akan diteliti pengaruh penurunan tanah b. Variasi luas anyaman bambu
pasir terhadap luasan pondasi empat yang dipakai sebagai material
persegi panjang dan segi enam dengan perkuatan pondasi persegi
luasan 100 cm, 200 cm, 300 cm, 400 cm, menunjukkan bahwa dengan
500 cm. melakukan penambahan luasan
yang dipakai, akan cenderung
TujuanPenelitian. meningkatkan nilai daya dukung
batas pada tanah pasir. Pada
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan : kasus 1 bahwa rasio L/B sebesar
1. Untuk mengetahui penurunan tanah 8 sangat baik jika diaplikasikan
pasir. terhadap variasi 1 dan 3 lapis
2. Untuk mengetahui berapa besar karena memberikan peningkatan
pengaruh penurunan tanah terhadap nilai BCR yang relatif besar.
luasan pondasi berbentuk persegi
panjang dan persegi enam dengan LANDASAN TEORI
luasan 100cm,200 cm,300 cm, 400 Pengertian Pondasi
cm,500 cm. Setiap bangunan sipil seperti gedung,
Manfaat Penelitian. jembatan, jalan raya, terowongan, menara,
Penelitian ini kiranya diharapkan dam/tanggul dan sebagainya harus
dapat memberikan manfaat antara lain : mempunyai pondasi yang dapat
mendukungnya. Istilah pondasi digunakan
no reviews yet
Please Login to review.